11 Kutipan Nasihat Cak Nun dalam Buku ‘Islam itu Rahmatan Lil Alamin Bukan untuk Kamu Sendiri’

halo…

beberapa waktu yang lalu, akhirnya saya menyelesaikan membaca sebuah buku karangan dari Emha Ainun Nadjib yang berjudul ‘Islam itu Rahmatan Lil Alamin Bukan untuk Kamu Sendiri’. hal yang paling suka dari tulisan Cak Nun adalah tulisannya yang selalu mengandung pesan untuk kehidupan. bahasa yang dipakai pun sederhana sehingga mudah untuk dimengerti oleh orang seperti saya. berikut adalah beberapa pesan yang beliau tulis di bukunya.

kalau anda menolak sesuatu yang tidak Allah sukai, maka Allah akan memberimu apa yang Dia suka dan anda sukai, berlipat-lipat ganda.

apa pun yang anda alami, carilah apa yang bisa anda syukuri.

kalau kita menginginkan suami atau isteri sesuai dengan harapan kita, tapi ternyata tidak bisa, jadi stres kita. sebenarnya yang salah bukan pasangan kita, tapi keinginan kita sendiri. harapan kita yang salah. kalau kita tidak berharap, kita tidak akan kecewa. kalau kita minum kopi dan merasa pahit, itu karena kita berharap kopi yang kita minum manis. kalau kita tidak berharap manis, kopi pahit pun terasa enak. semua itu tergantung pada standar kita.

kita sekarang ini hanya mewarisi apa yang dicari dan ditemukan oleh nenek moyang kita selama berabad-abad lamanya.

kita itu, kalau belum tahu, mbok jangan ngomong macam-macam. lebih baik kita selidiki dulu.

yang perlu kita pahami, bahwa apa saja ucapan manusia-termasuk ucapan saya-jangan disamakan dengan firman Gusti Allah atau sabda Nabi Muhammad. yang diucapkan manusia adalah apa yang ditemukannya.itu adalah pendapatnya, sebatas tafsir saja, bukan kebenaran sejati. jangan lantas ditelan mentah-mentah dan percaya begitu saja. ketika menerima ucapan orang, kita harus mencernanya lebih dulu. sedangkan cara menyikapinya, tanyakan dulu pada akal sehat. kita harus membuat keputusan sendiri.

kalau ada orang yang memilih menghindari apa saja yang tidak dilakukan Rasulullah, itu bagus, tapi jangan memaksakan pada orang lain.

jangan asal barat, lalu kita jadikan panutan. kita harus berani mencari ilmu sendiri, menjadi berhasil dan membahagiakan orangtua dan keluarga. kita mesti punya pendapat sendiri. dan itu tidak harus selalu patuh pada regulasi yang dibuat oleh barat. kita mencari ilmu bukan untuk menjadi orang barat. kita mencari ilmu untuk menjadi seseorang yang alim dan arif.

urusan hidup manusia di dunia ini sebenarnya hanya dua: lapar dan takut.

hidup adalah mempelajari pertanyaan dan berjuang untuk menemukan jawaban.

salah satu penyakit terbesar manusia-manusia abad sekarang adalah menganggap orang-orang zaman dulu itu bodoh.

semoga bermanfaat.

salam hangat,

FHZ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *