[baca buku] Hidup Tak Selalu Baik-Baik Saja

Hidup tak selalu baik-baik saja. Selalu ada hal yang membuat kamu kecewa, sedih, marah dan trauma. Kamu yang masih memiliki rasa takut karena trauma di masa lalu, percayalah ia tidak akan terulang lagi. Kamu pasti bisa menerima dan menjalani hidup dengan lebih baik lagi. Teruntuk kamu yang merasakah perngorbanan tak terbalas, jangan berlebihan dalam berkorban. Cintai dirimu sendiri dan jangan biarkan kamu lelah karena seseorang yang tidak menghargai pengorbananmu. Mulai saat ini, berhentilah menyalahkan orang lain dan belajar bertanggung jawab, belajar menyembuhkan luka sendiri dan belajar menghadapi risiko dan konsekuensi. Selalu ingat kamu tidak akan pernah belajar sabar dan berani jika di dunia hanya ada kebahagiaan saja.

Hidup Tak Selalu Baik-Baik Saja
Penulis : Zee Zee Aurora
Terbit : 2021
Penerbit : Caesar Media Pustaka
ISBN : 978-602-5964-25-1

Setelah kita beranjak dewasa dan mengalami pahit manisnya kehidupan, jatuh bangun menjalani prosesnya, pernah tidak kita berpikir untuk kembali ke masa kecil? masa dimana kesedihan hanya sebatas tidak bisa menonton kartun atau berebut mainan dengan teman. Namun sepertinya tidak ada hidup yang selalu baik-baik saja bahkan sejak kita kecil.

Kita harus mulai belajar menerima bahwa semua tidak selalu baik-baik saja. Bahkan perasaan kita pun tidak selalu baik-baik saja. Pikiran kita juga tidak selalu baik-baik saja. Langkah yang kita ambil juga tidak selalu berhasil. Firasat yang kita yakini juga kadang jauh dari tepat. Tapi segala hal yang tidak selalu baik-baik saja inilah yang harus kita kenalkan pada diri kita sendiri.

Disadari atau tidak sebenarnya kita sudah lebh dari sabar menjalani hidup yang tidak selalu baik-baik saja ini. Yakinlah! seandainya kita tidak memiliki kesabaran itu, mungkin kita tidak akan bertahan sampai di titik ini.

Intinya sih hidup ya lancar-lancar saja, mulus-mulus saja tanpa hambatan apa pun. Inginnya ya bahagia terus pokoknya ingin hidup itu baik-baik saja. Nggak mau kalau ada yang susah-susah dan sedih-sedih apalagi bikin kita mikir berat. Pengennya sih kalau punya hati ya baik-baik saja. Tapi hati adalah bagian tubuh yang paling peka. Terkadang kesalahan kecil saja bisa membuat kita merasa sangat bersalah atau bahkan karena satu hal kecil saja hati kita akhirnya tersakiti. Orang kemudian dengan mudah bilang.’ halah gitu aja! gak usah baperan kali!’

Tolong ya, mulai hari ini kita sama-sama belajar untuk tidak mengatakan baper (bawa perasaan) pada orang lain. Kita tidak pernah tahu kan perjuangan orang itu dalam menguatkan hatinya. Kita tahu di luar sana masih banyak orang yang tidak menggunakan perasaannya untuk berpikir. Selama ini cara mereka berpikir mungkin hanya mengandalkan logika saja. Tapi bukan berarti kita kemudian menyalah-nyalahkan mereka.

Menjadi orang yang logis memang menyenangkan. Tapi jika tidak diimbangi dengan hati, lama kelamaan kita akan menjadi orang yang keras kepala, semaunya dan beranggapan bahwa kitalah yang paling benar. Kita memang harus mengucapkan terima kasih pada hidup yang tidak baik-baik saja ini. Sebab, sekuat apa pun kita menghindarinya, itu akan selalu ada di depan mata. Yang harus kita lakukan adalah menghadapinya. Itulah kenapa sebaiknya kita berterima kasih. Selain itu akan membuat kita lebih baik, juga akan membuat kita menyadari bahwa hidup yang tidak baik-baik saja ini juga diperlukan sebagai penyeimbang. Bukankah sudah rumusnya begitu? ada sedih, ada bahagia, ada tangis, ada tawa.

selamat belajar!

semangat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *