Buku Setumpuk Surel untuk Setitik Orang Dewasa karya Avia Maulidina adalah buku yang mengajak pembaca menyelami lorong-lorong kenangan melalui medium yang jarang dieksplorasi: surat elektronik. Avia tidak sekadar bercerita tentang dirinya, melainkan merajut kembali momen-momen kecil yang pernah ia bagi dengan teman-temannya. Surel-surelnya menjadi jembatan antara masa lalu yang gemilang dan masa kini yang penuh pertanyaan, menggambarkan betapa remehnya hal-hal yang justru meninggalkan bekas terdalam dalam hidup.
Setumpuk Surel untuk Setitik Orang Dewasa
Penulis : Avia Maulidina
Terbit : 2024
Penerbit : PT. Elix Media Komputindo
ISBN : 978-623-00-6162-2

Avia menulis dengan gaya yang jujur dan cair, seolah mengajak pembaca duduk di sebelahnya sambil menatap album foto lama. Setiap surel bukan hanya tentang kisah “kita dulu”, tetapi juga refleksi halus tentang bagaimana waktu mengubah perspektif. Ia tidak terjebak dalam ratapan “masa lalu lebih indah”, melainkan merayakan pertumbuhan: bagaimana canda remaja berubah jadi percakapan serius tentang cita-cita, atau bagaimana pertengkaran kecil dulu kini jadi bahan tertawa. Di sini, surel bukan sekadar alat komunikasi, tapi kapsul waktu yang menyimpan emosi mentah.
Judul “setitik orang dewasa” menjadi metafora jenaka sekaligus mengharukan. Avia seolah berkata: “Kita mungkin sudah memakai jas kerja atau mengurus tagihan, tapi di sudut hati, masih ada bocah yang bingung.” Melalui surel-surelnya, ia mengakui kerapuhan dalam proses menjadi dewasa—seperti rasa takut kehilangan hubungan, kegamangan memaknai tanggung jawab, atau kerinduan pada kebebasan masa muda. Teman-temannya, yang mungkin kini tersebar di kota berbeda dengan rutinitas masing-masing, diingatkan bahwa mereka tetap menjadi “rumah” satu sama lain.
Yang menonjol dari buku ini adalah kemampuannya mengangkat momen-momen sepele jadi sesuatu yang universal. Seperti surel tentang hujan yang mengingatkannya pada seorang teman yang dulu sering kehujanan, atau tawa kikuk saat mencoba resep masakan gagal. Detil-detil ini, mesupun personal, mudah dicerna pembaca karena siapa pun pasti punya versi “Avia dan teman-temannya” dalam hidupnya sendiri. Buku ini seperti cermin yang membuat kita berpikir: “Ah, aku juga punya cerita seperti ini.”

Untuk Siapa Buku Ini?
- Para penggemar sastra epistolari yang menyukai kisah berbentuk surat/memo.
- Mereka yang sedang merindukan masa muda tetapi ingin melihatnya dari kacamata yang lebih bijak.
- Pecinta prosa puitis yang menghargai diksi sederhana namun bermakna dalam.
Setumpuk Surel untuk Setitik Orang Dewasa mengajarkan bahwa menulis tentang masa lalu bukanlah tindakan lari dari realitas, melainkan cara untuk merawat diri. Avia Maulidina berhasil membuktikan bahwa surel—yang sering dianggap kuno di era pesan instan—ternyata bisa menjadi medium paling personal untuk merangkai kata-kata yang terlalu berat untuk diucapkan. Buku ini layak dibaca oleh siapa pun yang percaya bahwa di balik rutinitas menjadi “orang dewasa”, ada jiwa-jiwa yang tetap ingin bernostalgia, tersenyum, dan sesekali menangis untuk masa lalu yang takkan kembali.



