Halo semuanya, bagaimana kabarnya?
Di penghujung tahun 2021 ijinkan saya untuk berbagi sedikit pengalaman menggunakan pompa ASI Elektrik yang beberapa bulan belakangan ini menjadi barang bawaan wajib. Bagi saya pompa ASI tidak hanya saya gunakan saat bekerja, di rumah pun saya tetap menggunakannya. Sejak awal kehamilan saya berusaha untuk mencari ilmu mengenai persalinan, perawatan bayi baru lahir dan tentunya belajar tentang ASI. Belajar mengenai laktasi bisa dibilang gampang-gampang sulit. Menurut saya, secara teori mudah tetapi pada kenyataannya diperlukan kesabaran yang tinggi. Jadi, untuk calon ibu dan ibu menyusui tetap semangat ya.
Mengutip dari sebuah buku (Buku Pintar ASI dan Menyusui karangan F.B. Monika) dua kunci utama keberhasilan memberikan ASI dan menyusui adalah kepercayaan dan komitmen. Para pakar laktasi dunia sangat menyarankan agar persiapan menyusui dilakukan jauh sebelum bayi lahir karena ibu yang telah memiliki pengetahuan laktasi sebelum melahirkan akan lebih siap dan percaya diri saat menyusui. Nah, bagaimana? siap untuk mencari ilmu tentang laktasi ?
Saya terbiasa menggunakan pompa ASI sejak anak saya usia 1 bulan. Intensitas menggunakan pompa ASI semakin meningkat sebulan sebelum saya mulai bekerja. Hal ini saya lakukan untuk membiasakan diri memerah ASI, menghindari payudara bengkak saat tidak disusui dan memastikan kecukupan stok ASI saat saya nanti bekerja. Saat saya sudah mulai masuk kerja, proses pumping ASI tetap berlanjut. Biasanya di tempat kerja saya melakukan pumping di jam istirahat. Namun bila kondisi ASI penuh, saya akan pumping 2 kali sekitar pukul 9 pagi dan sekitar pukul 12 siang.
Memilih pompa ASI yang bagus dan berkualitas memang susah-susah gampang. Pertama kali, saat membeli pompa ASI saya sempat deg-degan dan takut jika tidak mendapatkan pompa ASI yang nyaman. Dan ternyata benar hanya berbekal harga yang nyaman di kantong, kurang dari 7 hari puting payudara sakit sehingga menyebabkan saya takut untuk pumping ASI. Berbekal dari pengalaman itulah akhirnya saya bertekad untuk kedua kalinya membeli pompa ASI, saya akan benar-benar memastikan bahwa pompa ASI tersebut membuat nyaman.
Setelah mempertimbangkan segalanya dan mencari berbagai informasi, akhirnya pompa ASI yang saya gunakan jatuh pada Gabag Breast Pump Kolibri X1. sza
Alasan Memilih Gabag Breast Pump Kolibri X1
- Mudah dan Nyaman
- Dilengkapi dengan silikon yang tidak membuat sakit saat kita melakukan pumping
- Dilengkapi 16 mode penghisapan
- Kolibri konektornya dapat membantu para ibu memindahkan ASI tanpa perlu takut tumpah dan konektornya dilengkapi dengan pengait sehingga gak perlu khawatir tumpah (khusus ini dengan menggunakan kantong ASI Gabag ya)
- Kolibri konektornya juga bisa dilepas dan dapat digantikan dengan tempat yang lain (saya menggunakan botol avent philips ukuran kecil)
- Dari segi harga lumayan murah dan worth it
- Gak bising, buah hati tidak akan terganggu saat kita pumping di sebelahnya
- Kalau sparepartnya ada yang hilang atau tidak bisa berfungsi dengan baik, kita bisa beli di toko online official gabag
- Mudah dibersihkan
- Mudah dirakit
- Gak ribet bawanya,,,,
Secara pribadi saya merekomendasikan pompa ASI elektrik Gabag Breast Pump Kolibri X1 untuk calon ibu dan ibu-ibu yang sedang mencari alternatif pompa ASI Elektrik yang nyaman.
Selamat Mencoba dan Semangat untuk Para Pejuang ASI !!!

Dalam hal menyusui saya kurang beruntung karena alasan medis harus memompa lebih awal dari rencana. Saya pakai satu pompa manual tomee tippee dan dua pompa silikon pigeon dan moimoom. Pompa manual bikin Cape otot pundak. Akhirnya pake yg silikon, jadi merahnya pake jari sendiri… Lebih berkurang capenya dibandingkan dg yg manual. Sempat terpikir beli yg elektrik tapi pas nyoba di rumah sakit waktu lahiran… Agak ribet.
saya juga pernah pakai pompa manual medela mbak tapi karena alasan capek akhirnya pindah ke pompa elektrik. sebelum menggunakan si gabag ini saya pernah menggunakan pompa elektrik merk tertentu (bikin nyeri saat pumping) terus beralih ke gabag dan saya kombinasikan dengan s dengan pompa silikon moimoom mbak 😀 alhamdulillah sampai saat ini nyaman.