alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam dapat dipertemukan kembali dalam keadaan sehat wal afiat di Ramadhan tahun ini. Berbeda dengan Ramadhan tahun lalu. Ramadhan tahun ini kami kedatangan personil baru yang saat ini berusia 10 bulan. Sebagai seorang wanita sudah tentu ada hari dimana saya tidak diwajibkan untuk berpuasa (alhmadulillah, disyukuri), punya kesempatan tarawih bareng anak di mushala (anak begitu antusias diajak tarawih), tahun kedua ramadhan tanpa Bapak 🙁
Lebaran tahun ini, seperti biasa di tahun-tahun sebelumnya, saya dapat tugas jaga piket lebaran. Kebetulan dapat jatah piket di malam lebaran dan lebaran hari ke-2. Alhamdulillah selama piket tidak ada hambatan, semua berjalan dengan lancar.
Lebaran hari pertama saya habiskan bersama keluarga untuk berkunjung ke saudara dekat. Sebagai ibu yang masih memiliki bayi usia 10 bulan, jam 10 saya sudah tepar. alhamdulillah, anak-anak juga ikut tepar. alhasil rencana untuk keliling kampung gagal. tapi tetap bersyukur sudah bisa berkunjung ke saudara dekat dan tetangga terdekat. Sore harinya, setelah badan fit kami meneruskan berkunjung lagi.
Lebaran hari pertama sampai ketiga saya dan keluarga habiskan untuk berkunjung ke rumah tetangga dan saudara.
Lebaran keempat dan kelima, di rumah saja
Lebaran keenam, silaturahmi ke rumah saudara yang kebetulan jauh (sekalian jalan-jalan tipis). sempat mau mabuk, tapi bisa saya tahan. dan akhirnya setelah sampai tujuan saya makan sepuasnya.
Lebaran ketujuh, saya dan suami mengajak anak-anak berwisata sebelum keesokan harinya kami harus siap bekerja kembali.
sekilas cerita ramadhan dan lebaran tahun ini, semoga kita bisa dipertemukan kembali pada ramadhan tahun-tahun berikutnya. Aamiin!


