[baca buku] The Read-Aloud Family : Seni Mendekatkan Keluarga Melalui Cerita

Membaca nyaring bersama anak-anak kita sungguh merupakan cara terbaik untuk memanfaatkan waktu dan tenaga kita sebagai orang tua. Kegiatan ini malah lebih penting daripada praktis apa saja yang bisa kita lakukan. Membacakan buku kepada anak mungkin terkesan terlampau sepele shingga mustahil menimbulkan dampak sedemikian besar. Namun berdasarkan data yang dikumpulkan oleh ahli bahwa membacakan buku kepada anak memang berdampak besar.

The Read-Aloud Family : Seni Mendekatkan Keluarga Melalui Cerita

Penulis : Sarah Mackenzie

Penerjemah : Reni Indardini

Penyunting : Dwi Rahmah Hidayati

Terbit : Desember 2021

Penerbit : PT. Bentang Pustaka

ISBN : 978-602-291-867-7

Dr. Joseph Price, Associate Professor Ekonomi di Brigham Young University mendalami ekonomi keluarga dan pendidikan. Risetnya mendemonstrasikan bahwa penambahan satu sesi membaca nyaring orang tua-anak per minggu selama sepuluh tahun pertama kehidupan anak berkorelasi dengan peningkatan nilai tes terstandar sebesar setengah dari simpangan baku. Dengan kata lain, kenaikan nilai tes anak bisa mencapai 15-30 tahun poin persentil-besar sekali.

Hasil riset Organization for Economic Cooperation and Development menunjukkan bahwa semakin sering anak-anak dibacakan cerita, semakin tinggi nilai skornya-terkadang malah setara dengan hasil pembelajaran setengah tahun. Temuan yang sama teramati berapa pun pendapatan keluarga. Data lain menyampaikan bahwa membacakan buku kepada anak telah terbukti sangat bermanfaat dalam meningkatkan kinerja akademis sehingga malah lebih efektif daripada les pribadi atau bahkan sekolah swasta mahal.

Membesarkan anak-anak bukan semata-mata mempersiapkan mereka untuk mengurangi masa dewasa. Bukan juga sekadar mempersiapkan mereka untuk menjalani karier. Intinya adalah mengubah dan membentuk hati dan pikiran mereka. Intinya adalah merawat jiwa mereka, membangun hubungan dan menjalin ikatan. Intinya adalah memupuk anak-anak agar memiliki rasa peduli dan kasih sayang terhadap siapa saja yang mereka jumpai.

Anak-anak yang orang tuanya menyakini bahwa membaca pertama-tama dan yang utama adalah untuk hiburan dan dinikmati ujung-ujungnya lebih banyak membaca daripada anak-anak yang orang tuanya ingin anak mereka membaca supaya berprestasi di sekolah. Iseng membaca dengan kata lain membaca karena suka saja mungkin berdampak lebih besar terhadap hidup anak daripada yang kita sangka. Bagi banyak orang diantara kita buku yang kita baca atas pilihan sendiri merupakan yang paling melekat di benak kita. Ternyata buku tidak lagi terkesan ajaib begitu tercantum di daftar bacaan wajib atau silabus guru. Tindakan memilih buku sendiri dan membacanya semata-mata karena kita suka bisa membuahkan dampak yang signifikan.

Cara terbaik untuk membantu anak-anak kita memupuk selera sastrawi yang bagus adalah dengan menyuguhkan banyak buku berkualitas ke hadapan mereka. Kita isi rumah kita dengan buku bagus sehingga anak-anak kita hampir mustahil menghindarinya. Ketika kita menyajikan buku-buku terbaik kepada anak kita, buku-buku yang memikat pembaca segala usia yang membuat kita semakin takjub dan bersyukur yang menyentuh hati manusia melalui penggunaan kata-kata yang piawai dan indah, kita tengah menjamu mereka dengan banyak hidangan lezat. Ketika kita khawatir kalau anak kita belum membaca buku tertentu atau karya penulis tertentu, jangan berkecil hati. Isi kehidupan anak kita dengan buku-buku bagus tetapi jangan khawatir kalaupun ada yang belum terjamah. Jangan sampai kita membari anak tugas membaca buku setumpuk semata-mata karena takut ada buku penting yang terlewatkan olehnya.

Tidak pernah terlambat untuk memulai membacakan anak-anak buku. Dimanapun kita berada, berapa pun usia anak-anak kita, hari ini adalah saaat terbaik untuk mulai membacakan anak-anak kita buku. Jadi, tengoklah daftar buku dan pilih saja salah satu.

selamat membaca!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *