parenting

Stimulasi Tepat, Bantu Si Kecil Jadi Anak Prima Tangguh Bersama Frisian Flag

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti kuliah whatsapp ‘Stimulasi Tepat, Bantu Si Kecil jadi Anak Prima Tangguh bersama Frisian Flag’ dengan narasumber Farras A Muhdiar, M.Sc, M.Psi, Psi (Psikolog anak dan remaja di Tiga Generasi). Kegiatan ini tanpa di pungut biaya alias gratis ya.

Baiklah di kulwa (kuliah whatsapp) ini dibahas tentang periode emas pada 3 tahun pertama kehidupan seorang anak. Pada 3 tahun pertama itu otak anak berkembang sangat signifikan. Jika sering di stimulasi otak akan berkembang dengan baik. Itulah mengapa stimulasi pada batita sangat penting dilakukan dengan syarat stimulasi yang dilakukan sesuai. Agar anak tumbuh dan berkembang dengan optimal, batita perlu mendapatkan stimulasi yang menyeluruh dari berbagai aspek. Aspek tersebut adalah sebagai berikut :

a. Kognitif dan Bahasa

Stimulasi kognitif berarti menstimulasi kemampuan berpikir anak, kemampuan mengatasi masalah, kemampuan bahasa dan lainnya, contoh kegiatan : bermain puzzle, menyusun balok, membaca buku cerita, menanyakan tentang benda-benda di sekitar anak (misalnya bertanya apa warna tubuhan).

b. Motorik Kasar

Stimulasi motorik kasar berarti melatih otot-otot besar anak, membantunya agar bisa berdiri, berjalan, berlari dan berjongkok.

c. Motorik Halus

Stimulasi motorik halus berarti melatih otot-otot di jari-jemari anak. Area ini kerap terlupakan padahal sebenarnya sangat dibutuhkan agar anak bisa menulis dengan baik. Contoh kegiatan : menjumput (memindahkan benda yang berukuran sangat kecil), menyusun balok

d. Sosial-Ekonomi

Stimulasi sosial ekonomi dapat dilakukan dengan memberikan contoh anak berkomunikasi dengan baik, mengajak anak berempati dan menolong orang lain.

e. Kemandirian

Anak kita akan menjadi individu dewasa yang hidup tanpa bantuan kita. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua perlu melatih kemandirian anak kita melalui membiasakan merapikan mainannya, membuka dan mengenakan pakaian, membersihkan diri dan lainnya.

f. Agama dan Nilai Lain

Membiasakan anak untuk beribadah dan mengenal agama sejak dini juga perlu dilakukan.

Selain beberapa hal diatas, anak juga memiliki kebutuhan lain yang perlu disertakan dalam rutinitas hariannya. Rutinitas itu diantaranya : tidur yang cukup, bergerak aktif dan menghabiskan waktu di luar ruamh (atau setidaknya di halaman rumah yang memungkinkan anak untuk menghirup udara segar dan melihat alam).

Anak toddler membutuhkan lebih banyak waktu untuk bermain bebas, tanpa aturan (free play) daripada bermain terstruktur (dengan instruksi). Membiarkan anak untuk mencoba banyak hal dapat mengasah kreativitas dan kemampuan menyelesaikan masalah. Bermain sendiri setiap hari juga diperlukan anak.

Untuk memandu pemilihan aktivitas, ada 3 hal yang perlu dipertimbangkan :

  1. Apa yang diinginkan orangtua untuk dikuasai anak?
  2. Bagaimana tahap perkembangan anak yang seharusnya (berdasarkan ceklis perkembangan atau developmental milestones?)
  3. Bagaimana kemampuan anak saat ini?Apakah sesuai dengan milestones yang diharapkan? Apakah ada area yang perlu dikembangkan dengan lebih maksimal?

Sebelum menutup kuliah whatsapp ini Mbak Farras berpesan kepada para ibu untuk terus belajar agar kita bisa terus mendampingi anak mengeksplorasi dunianya dan menjadi versi terbaik dari dirinya.

Begitulah kuliah whatsapp yang saya ikuti beberapa hari yang lalu. Semoga bermanfaat !

Salam Hangat,

FHZ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *