Siap-siap ketawa, gregetan, dan ikut mikir strategi bisnis gila bareng duo absurd: Tennoji Haru (Meguro Ren), si jenius lidah manis penuh percaya diri, dan Taira Gaku (Sano Hayato), programmer jenius yang polos tapi jago ngoding! Keduanya punya mimpi “receh tapi mewah”: jadi orang terkaya di dunia. Gila? Iya. Seru? Banget!
Trillion Game
Screenwriter : Habara Daisuke
Director : Murao Yoshiaki
Genre : Business, Drama
Tayang : Juli-September 2023

SINOPSIS SINGKAT, TAPI BIKIN TERTARIK
Jadi gini…
Bayangin lo lagi nyari kerja, ditolak sana-sini, terus ketemu partner random yang ngajakin bikin perusahaan. Tujuannya?
Jadi orang terkaya di dunia.
(Yes, BOSS. Langsung triliunan, nggak pakai trial jadi jutawan dulu.)
Masuklah kita ke dunia Tennoji Haru (Meguro Ren), si mulut manis plus otak licin, dan Taira Gaku (Sano Hayato), si genius anti-sosial yang skill ngoding-nya bisa bikin Elon Musk ngelirik. Mereka bikin perusahaan bernama Trillion Game, dengan modal utama: ngibul dengan percaya diri & ngoding secepat kilat.

CERITA DALAM CERITA: BUKAN SEKEDAR KEJAR UANG
Drama ini bukan sekadar “ayo kaya”, tapi lebih ke: gimana caranya bertahan, melawan sistem, dan ngebuktiin bahwa anak muda juga bisa jadi pemain besar.
Mulai dari pitching ke investor sambil ngasal penuh gaya, debat sama korporat besar, nyelametin proyek IT jutaan yen, sampai rekrutmen karyawan yang lebih mirip acara reality show.
Ada isu-isu penting yang dibahas juga:
- Dunia kerja yang penuh nepotisme dan ketimpangan
- Startup bubble dan kapitalisme brutal
- Persahabatan yang diuji ambisi
- Kapan harus ngibul, kapan harus jujur (dan bisa banget ditarik ke kehidupan nyata)

DYNAMIC DUO: HARU & GAKU = CHEMISTRY GILA
Haru — Meguro Ren
Cowok flamboyan yang bisa jual es batu ke orang Eskimo. Saking pedenya, kadang kita pengin tabok, tapi ya… dia charming sih. Dan anehnya, semua tipuan dia tuh logis dan elegan. Kayak penipu baik hati.
Gaku — Sano Hayato
Anak IT yang hidupnya kayak template: hoodie, coding, takut ngomong sama orang. Tapi begitu dia mulai kerja, lo bakal bilang, “INI DIA MESIN UANGNYA.” Dan waktu dia mulai belajar ngelawak? Fix, gemes banget.
Chemistry mereka? Luar biasa chaotic dan manis. Bener-bener duo “brengsek baik hati” yang lo pengin temenin buat buka usaha jualan NFT sambil ngopi!
BISNIS, TAPI FUN
Kalau lo kira drama bisnis itu selalu serius, pakai grafik, dan kata-kata susah… ini beda.
Drama ini ngajarin cara:
- Bikin presentasi yang “ngibul tapi meyakinkan”
- Nego sama bos-bos tua tanpa kehilangan harga diri
- Ngebangun tim dari nol
- Ngelawan sistem pake otak dan mulut
Semuanya dibungkus dalam pace cepat, editing dinamis, dan humor receh yang ngena. Gue berani bilang, ini Shark Tank ketemu Great Pretender, ditambah sentuhan The Social Network versi Gen Z.

PLUS & MINUSNYA NIH (BIAR FAIR)
(+ Positifnya):
- Alur cepat, no drama lebay
- Chemistry karakter utama: 100% entertaining
- Dialog cerdas, kadang satir, kadang bikin ngakak
- Ada pesan sosial terselip rapi
(– Minusnya):
- Beberapa bagian plot agak terlalu “wah” alias gak masuk akal, tapi ya itulah fantasi cuan
- Karakter perempuan kurang banyak dapat spotlight (sayang nih!)
- Endingnya bisa bikin lo teriak, “SERIOUSLY?! LANJUT DONG!”
KESIMPULAN: DUIT BISA DICARI, TAPI PARTNER GILA SUSAH DICARI
Trillion Game itu seperti nonton presentasi startup paling gila yang pernah ada, tapi lo malah tepuk tangan karena caranya keren.
Kocak, penuh energi, dan surprisingly… menyentuh juga di bagian tertentu. Lo akan belajar bahwa kadang, untuk menang di dunia nyata, kita butuh kombinasi: mulut licin, kode canggih, dan sahabat yang siap nyemplung bareng.
Kalau kamu suka drama dengan ritme cepat, bromance chaos, dan gaya cuan-cuanan anti mainstream, ini WAJIB ditonton.



