Jujurly, pertama kali lihat cover buku ini di etalase e-commerce, otakku langsung merespons dengan satu sinyal primitif: LAPAR. Gimana enggak? Judulnya “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati”. Ekspektasiku sederhana. Aku kira ini adalah novel kuliner, atau seenggaknya panduan spiritual menemukan mie ayam paling enak se-Jabodetabek sebelum ajal menjemput. Tapi, pas aku lihat nama penulisnya… Brian Khrisna. Ah, sial. Aku tahu orang ini. Ini adalah “chef” yang biasa masak perasaan orang sampai gosong. Penulis yang terkenal dengan Merayakan Kehilangan. Aku langsung sadar, buku ini nggak akan bikin perut kenyang, tapi kemungkinan besar bakal bikin hatiku yang “kenyang” (baca: eneg) sama drama kehidupan.…
-
-
Hidup di era modern seperti sekarang sering kali membuat kita mudah cemas. Peran media sosial turut memengaruhi. Jika dulu yang kita lihat hanya hal-hal di sekitar kita, sekarang kita bisa memantau siapa saja melalui media sosial baik orang yang kita kenal maupun tidak. hal ini membuat kita rentan dan sering membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Melihat prestasi orang lain tanpa di sadari kita merasa tidak ingin kalah dan akhirnya kita pun memamerkan apa yang kita miliki, meskipun sebenarnya kita tidak selalu puas dengan apa yang sudah kita miliki. Patokan kita selalu adalah orang-orang yang berada di atas kita. The Art…
-
‘Hidup ini sebenarnya sederhana tetapi kita berkeras untuk membuatnya rumit’, demikian kata Confucius. Wise qoute dari Confucius ini menegaskan bahwa manusia sering kali menggunakan akal budinya untuk membuat rumit, sulit dan kacau sesuatu yang simpel sederhana. Sehingga bisa disimpulkan bahwa sebenarnya hidup bahagia itu sederhana : memahami, menerima dan mengendalikan mekanisme hidup sesuai sunatullah atau kealamiahan dengan mendayagunakan akal budi yang dianugerahkan-Nya. Menjaga Kewarasan Penulis : Fahruddin Faiz Penyunting : Suhalri dan Wahidian Terbit : Februari, 2023 Penerbit : MJS Press ISBN : 978-623-88285-2-4 Ada sebuah peribahasa yang menunjukkan bahwa jatuh cinta kepada diri sendiri adalah rahasia pertama dari kebahagiaan.…


