[sharing] Workshop Test and Treat HIV-AIDS

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah sehingga rentan di serang berbagai penyakit. Infeksi HIV yang tidak segera ditangani akan berkembangan menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

Sampai saat ini belum ada obat untuk menangani HIV-AIDS. Akan tetapi ada obat untuk memperlambat perkembangan penyakit tersebut dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita HIV.

Untuk meningkatkan kemampuan para pengelola program HIV di Puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melalui bidang P2P melaksanakan kegiatan Workshop Test and Treat Program HIV-AIDS. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1-3 November 2022, bertempat di Hotel Laras Asri, Salatiga. Beberapa Puskesmas yang ada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kab. Semarang berkesempatan mengikuti workshop ini, salah satunya Puskesmas Duren.

Sebuah kesempatan yang berharga bagi saya dapat ikut serta menjadi bagian dalam workshop ini. Melalui workshop ini saya berharap dapat meningkatkan kualitas layanan yang sudah ada di layanan Puskesmas dan memperluas kegiatan deteksi dini sehingga nantinya tujuan three zero tahun 2030 dapat tercapai.

Sedikit cerita, setelah pelaksanaan workshop ini layanan Puskesmas tempat saya bekerja tidak hanya melayani VCT (Voluntary Counseling and Testing) tetapi juga akan menjadi layanan PDP (Perawatan, Dukungan dan Pengobatan). Layanan VCT adalah layanan konseling HIV yang diberikan oleh tenaga kesehatan kepada masyarakat. Layanan VCT terdiri dari :

  • Konseling sebelum testing HIV
  • Testing HIV
  • Konseling setelah testing HIV

Tujuan konseling ini adalah untuk menggali lebih dalam terkait riwayat penularan, faktor resiko penularan, tindak lanjut penanganan, dan memberikan motivasi dan dukungan penuh untuk menjalani pola hidup lebih sehat bagi penderita (ODHA) agar semakin produktif.

Sedangkan layanan PDP adalah pelayanan HIV yang tidak hanya pemberian konseling tetapi juga pada pengobatan pasien.

Dalam workshop ini kantor saya mengirim petugas sebanyak 5 orang yang terdiri dari : dokter, bidan/perawat, petugas laboratorium, petugas farmasi dan petugas pencatatan dan pelaporan layanan. Selama 3 hari pelaksanaan kegiatan, peserta diberikan materi penugasan serta simulasi. Peserta dibagi dalam 5 kelas disesuaikan dengan tugasnya. Narasumber dalam kegiatan ini yaitu : tim PDP RSGM, RSUD Temanggung, Dinkes Prov. Jateng.

Semoga ke depannya layanan VCT dan PDP di Puskesmas Duren dapat memberikan manfaat.

semoga harimu menyenangkan!

SALAM GERMAS (Sehat, Bugar dan Produktif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *