Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan melakukan kunjungan lapangan ke salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah kerja Puskesmas tempat saya bertugas. Biasanya, kunjungan ke sekolah selalu menjadi momen yang menyenangkan. Melihat celoteh anak-anak, tawa mereka yang lepas, dan tingkah polah yang menggemaskan selalu berhasil menjadi mood booster di tengah rutinitas pekerjaan. Namun, di kunjungan kali ini, ada satu pemandangan yang membuat langkah saya terhenti. Bahkan, bayangannya masih terus mengganjal di pikiran saya sampai hari ini. Di tengah keramaian kelas, pandangan saya tertuju pada satu anak. Saat saya perhatikan lebih dekat, tampak jelas selaput merah pada mata anak tersebut—warnanya pekat seperti…


