Di tengah dunia yang semakin bising oleh opini, debat, dan informasi instan, hadir sebuah buku yang justru mengajak kita untuk sejenak duduk, menyeruput kopi, dan merenung melalui obrolan santai: Log In: Habib & Onad. Ditulis oleh Husein Ja’far Al-Haidar—cendekiawan muda yang dikenal karena dakwahnya yang moderat dan jenaka—buku ini menawarkan sesuatu yang berbeda dari karya-karya religius kebanyakan.
Log In (Habib & Onad)
Penulis : Husein Ja’far Al-Haidar
Terbit : Februari, 2025
Penerbit : Hiatus (PT Jeda Nulis)
ISBN : 978-623-09-9037-3

Obrolan Dua Dunia: Habib dan Onad
Format buku ini unik. Ia bukan kumpulan esai ataupun ceramah panjang. Sebaliknya, ia disusun dalam bentuk percakapan antara dua tokoh dengan latar belakang yang kontras: Habib Ja’far, sosok intelektual dan agamawan muda; serta Onadio Leonardo, musisi dan selebritas dengan gaya bebas dan ceplas-ceplos.
Tapi justru dari perbedaan itulah muncul dinamika yang menarik. Percakapan keduanya tidak dibuat-buat, terasa jujur dan organik. Kita seolah menyaksikan dua sahabat ngobrol dari hati ke hati—tentang hidup, iman, keresahan, cinta, bahkan kegelapan pribadi yang tak banyak dibahas orang.
Ringan, Tapi Tidak Dangkal
Yang paling memikat dari buku ini adalah kemampuannya menyampaikan hal-hal berat dengan cara yang ringan. Misalnya, saat membahas soal kehilangan arah hidup, hubungan dengan Tuhan, atau kerapuhan manusia, buku ini tidak menggurui. Ia justru membuka ruang kontemplasi dengan bahasa sehari-hari yang akrab, terkadang lucu, namun tetap berisi.
Buku ini juga tidak takut menampilkan sisi rapuh dan absurd kehidupan. Habib Ja’far tidak mencoba terlihat suci. Onad tidak berusaha menjadi alim mendadak. Justru dari kejujuran itulah, kita sebagai pembaca bisa bercermin. Bahwa dalam pencarian spiritual, tidak ada rute yang sepenuhnya lurus. Yang ada adalah perjalanan, dan perjalanan itu sah-sah saja jika dipenuhi pertanyaan.

Untuk Siapa Buku Ini?
Buku ini cocok untuk siapa saja yang sedang mencari makna—baik yang merasa jauh dari agama, maupun yang dekat tapi ingin lebih dalam memaknai iman. Tidak peduli kamu religius atau tidak, introver atau ekstrover, aktifis masjid atau penikmat kopi senja—buku ini punya sesuatu untuk ditawarkan: perspektif baru.
Bagi generasi muda yang sering merasa terjebak dalam rutinitas dan ekspektasi, Log In mengajak kita untuk “log in” kembali ke dalam diri. Merenungi siapa kita, ke mana arah kita, dan apa yang sebenarnya kita cari dalam hidup.

Penutup: Sebuah Ajakan untuk Berdialog
Membaca Log In: Habib & Onad seperti sedang diajak ngobrol oleh dua teman lama—yang tidak sok tahu, tidak menghakimi, tapi justru membuat kita berpikir lebih jernih. Buku ini bukan jawaban, melainkan kunci untuk membuka banyak pertanyaan. Dan kadang, itulah awal dari perjalanan paling penting dalam hidup.
Jika kamu mencari bacaan ringan yang bisa menemani soremu, atau ingin kado bermakna untuk teman yang sedang “pencarian”, buku ini bisa jadi pilihan yang tepat.
selamat menemukan!



