Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat — Buku yang Menampar tapi Menyadarkan

Pernah nggak sih kamu merasa capek banget karena terlalu mikirin semua hal? Mau jadi sukses, takut gagal, khawatir dengan pendapat orang, merasa nggak cukup hebat, dan seterusnya? Nah, buku yang satu ini bisa jadi teman ngobrol yang pas saat kamu mulai merasa lelah dengan semua tuntutan hidup.

Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat
Penulis : Mark Manson
Alih Bahasa : F. Wicakso
Terbit : Februari, 2018
Penerbit : Grasindo
ISBN : 978-602-452-698-6

Judulnya agak nyeleneh: “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat” (judul aslinya The Subtle Art of Not Giving a Fck*), ditulis oleh Mark Manson. Tapi jangan salah, di balik judulnya yang terkesan cuek, isinya justru penuh makna.

Intinya: Nggak Semua Hal Perlu Dipikirin

Mark Manson ngajak kita untuk belajar satu hal penting: nggak semua hal dalam hidup perlu kita peduliin. Kita harus belajar memilih, mana yang layak kita kasih perhatian dan mana yang nggak usah dibawa stres.

Di dunia yang isinya penuh motivasi untuk selalu “jadi lebih baik” dan “selalu bahagia”, Mark malah bilang: “Hidup itu kadang nyebelin. Terimalah.” Tapi justru dari situlah kita bisa belajar untuk lebih jujur dan tenang menjalani hidup.

Pelajaran yang Kena Banget

Ada beberapa hal yang menurutku relate banget dari buku ini:

  • Masalah itu pasti ada. Pilih aja masalah yang layak diperjuangkan.
    Hidup nggak akan pernah bebas dari masalah. Jadi, daripada menghindar, mending kita pilih masalah yang sejalan sama nilai dan tujuan kita.
  • Kita nggak perlu jadi orang paling hebat.
    Dunia sering ngajarin kita buat jadi “luar biasa”. Tapi Mark bilang, jadi orang biasa juga nggak apa-apa. Justru dari kesederhanaan kita bisa lebih jujur dan damai.
  • Kegagalan itu bagian dari proses.
    Nggak ada sukses tanpa jatuh. Dan kadang, dari kegagalan kita bisa tumbuh lebih cepat daripada saat kita berhasil.
  • Kematian itu nyata — dan itu yang bikin hidup jadi berharga.
    Ini agak dalam sih, tapi penting. Kalau kita sadar bahwa waktu kita terbatas, kita akan lebih bijak dalam memilih apa yang benar-benar penting dalam hidup.

Kenapa Buku Ini Layak Dibaca?

Karena bahasanya ringan, lucu, tapi juga to the point. Mark Manson nulis kayak lagi ngobrol bareng teman. Kadang ada kata-kata kasar, tapi justru itu yang bikin pesannya terasa jujur dan nggak basa-basi.

Buku ini cocok banget buat kamu yang:

  • Lagi overthinking sama banyak hal

  • Merasa tertekan sama standar hidup orang lain

  • Butuh bacaan yang menyadarkan, bukan cuma menyemangati

Buatku pribadi, buku ini seperti tamparan halus tapi menyegarkan. Nggak ngajarin kita buat cuek sembarangan, tapi ngajarin kita buat lebih bijak dalam memilih apa yang penting untuk hidup kita.
Karena, pada akhirnya… hidup itu singkat. Jangan buang waktu untuk hal-hal yang nggak layak diperjuangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *