Jabal Uhud Saksi Sejarah Perang Uhud

Jabal Uhud disebut juga bukit uhud adalah sebuah gunung dengan ketinggian 1077 meter yang berada di sebelah utara kota Madinah. Bukit uhud menjadi bagian dari perjuangan Rasululllah setelah hijrah. Disini pernah terjadi pertempuran antara kaum muslimin dan kaum kafir quraish pada tahun 625M.

Di bawah jabal uhud ada sebuah bukit yang diberi nama bukit Ar-Rumah yang artinya pemanah. Di bukit itulah Rasulullah pernah menempatkan 50 orang pemanah yang dipimpin oleh Abdullah bin Jubair.

Dalam bahasa arab Uhud berasal dari kata ‘ahad’ yang artinya ‘satu’. Di sebut ‘satu’ karena gunung ini berdiri sendiri tidak tersambung dengan bukit atau gunung lain. Sementara gunung atau bukit lain di Madinah saling bersambungan.

Jabal uhud terbentuk dari batu granit berwarna merah yang memanjang dari tenggara ke barat laut dengan panjang 7km dan lebar hampir 3km. Gunung Uhud ini merupakan gunung terbesar dan tertinggi di Madinah.

Terdapat banyak riwayat yang menyebutkan kemuliaan dan kecintaan Rasulullah terhadap Gunung Uhud. Sahabat Anas bin Malik meriwayatkan sabda Rasulullah yang artinya Uhud adalah sebuah gunung yang mencintai kami dan kami pun mencintainya. Ada hadist lainnya tentang Uhud ini. Anas juga meriwayatkan hal yang sama tetapi ada tambahannya, Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami mencintainya. Apabila kalian mendatanginya makanlah dari pohonnya walaupun dari pohon yang besar dan berduri.

Sejarah Perang Uhud

Pasukan kafir quraish di pimpin oleh Abu Sufyan dengan panglima perang Khalid bin Walid yang ketika itu belum masuk islam. Ada pula Ikrimah bin Abu Jalal yang memiliki kekuatan 3000 pasukan berkuda dan unta yang hendak menyerang madinah sebagai balas dendam atas kekalahan mereka ketika perang Badar.

Kaum Muslimin Melawan Kaum Quraish

Kaum muslimin dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW yang berkekuatan 1000 orang pasukan. Ada sekitar 300 orang kaum munafik dipimpin oleh Abdullah bin Ubay sehingga pasukan kaum muslimin sebenarnya hanya 700 orang.

Singkat cerita, kaum muslimin menderita kekalahan karena pasukan islam meninggalkan pos diatas bukit. Khalid bin Walid memerintahkan pasukan kafir yang tersisa untuk berbalik menyerang pasukan islam. Di pihak muslimin ada 70 orang sahabat syahid termasuk paman Rasulullah yakni Hamzah bin Abdul Muthalib yang diberi gelar Asa-dullah wa Asadur Rasur (Singa Allah dan Rasulnya). Sementara dari pihak Quraish terdapat 22 orang tewas. Pada tahun 1383 H dibangun tembok tinggi mengelilingi makam Hamzah dengan celah-celah jeruji agar peziarah dapat menyaksikan makam tersebut.

Selain perang Uhud ada juga peristiwa yang dicatat dalam sejarah yaitu ketika Rasulullah menaiki gunung Uhud bersama sahabat Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Usman bin Affan. Gunung tersebut bergetar keras dan saat itulah Rasulullah menghentakkan kakinya sambil berkata, ”Tenang dan diamlah Wahai Uhud. Sungguh di atasmu ada seorang Nabi dan Shiddiq serta dua orang yang matinya syahid”.

Sedikit cerita tentang Jabal Uhud.

Semoga bermanfaat! terima kasih ~~~

semoga harimu menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *