Halo moms! hari ini saya mau sharing pengalaman menggunakan kantong ASI yang saya pakai setelah melahirkan. Kantong ASI saat ini sudah menjadi barang yang wajib masuk dalam daftar belanjaan bulanan. Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan utama yang paling dianjurkan untuk bayi. Menurut Centers for Disease Control and Preventation, susu yang diperas atau dipompa dapat disimpan dengan ketentuan berikut ini :
- pada suhu kamar dapat disimpan hingga 4 jam
- penyimpanan dilemari es hingga 4 hari
- paling baik di dalam freezer selama sekitar 6-12 bulan.
Selain itu pula, ternyata untuk menyimpan ASI kita juga perlu mempersiapkan tempat atau wadah yang bukan sembarangan. Menurut F.B. Monika dalam bukunya yang berjudul Buku Pintar ASI dan Menyusui ada beberapa syarat umum yang perlu dperhatikan suatu tempat/wadah untuk ASI perah. Beberapa syarat umum wadah ASI perah yang harus dipenuhi :
- Wadah ASI perah memiliki tutup yang dapat menutup rapat
- Tidak mengandung bahan berbahaya seperti Bisfenol A (BPA)
- Wadah ASI perah aman untuk dibersihkan (dicuci) dalam air panas, air sabun serta aman dimasukkan (dicuci dan dikeringkan) dalam tempat pencuci piring
- Ukuran tidak perlu besar karena setiap wadah hanya menampung antara 60-120ml saja untuk menghindari terbuangnya ASI perah yang tidak terminum bayi. Sisakan rongga sekitar 2.5cm hingga seperempat wadah (dihitung dari atas penutup botol/segel kantong) ASI sehingga masih ada ruang untuk penggelembungan ketika dibekukan.
Mengapa saya memilih kantong ASI ?
- lebih praktis karena tidak perlu dicuci dan disteril
- lebih higienis karena hanya sekali pakai
- lebih ringan
Mengapa saya memilih kantong ASI Gabag?
Kantong ASI gabag memiliki jenis kantong ASI dengan berbagai ukuran. Saat ini saya masih setia menggunkan ukuran 120mL. Kantong ini memiliki fitur double ziplock sehingga mencegah ASI agar tidak bocor. Kantong ASInya juga didesain khusus untuk penggunaan Gabag Breastpump. Bisa juga digunakan dengan menggunakan kolibri connector yang dimasukkan melalui lubang kecil di bagian tengah atas, sehingga kantong ASI tersebut langsung digunakan pada saat pumping.
Selain berbagai macam ukuran, kantong ASI gabag juga terdiri dari 2 jenis yaitu kolibri classic dan kolibri smart. Salah satu kelebihan dari kolibri smart adalah dapat dipantau langsung dari hape kita. Moms hanya perlu mengunduh aplikasi gabag dan dari aplikasi tersebut moms dapat mendapatkan reminder tiap harinya apakah ASI basi atau tidak. Hanya dengan scan print QR code yang ada di plastik ASI Gabag Kolibri Smart. mudah bukan?
Dalam 1 boxnya terdiri dari 30 lembar.
Kantong ASInya memiliki desain yang lucu dan menarik sehingga membuat semangat untuk pumping. Kantong ASInya juga tebal, jadi gak perlu takut bakal bocor atau tumpah. Sampai saat ini saya gak pernah kecewa dengan produk gabag ini. Karena kualitasnya yang bagus.

bagaimana dengan buibu, punyakah pengalaman menggunakan kantong ASI?
buibu tim mana nih, kantong ASI atau botol ASI?
salam,
FHZ


