Di tengah gempuran tren, gaya, dan tuntutan hidup modern, sering kali kita kehilangan arah. Kita sibuk mengejar “gaya hidup ideal” versi media sosial, padahal belum tentu itu sesuai dengan jiwa kita. Di sinilah buku Gaya Hidup karya Fahruddin Faiz hadir sebagai penyejuk sekaligus pengingat yang mendalam.

Gaya Hidup
Penulis : Fahruddin Faiz
Terbit : Mei, 2024
Penerbit : MJS Press
ISBN : 978-623-88285-6-2
Buku ini bukan sekadar membahas gaya berpakaian, makanan sehat, atau rutinitas harian ala influencer. Fahruddin Faiz mengajak kita menggali lebih dalam: apa sebenarnya makna dari gaya hidup? Ia menyampaikan bahwa gaya hidup bukan hanya tentang penampilan luar, tapi mencerminkan cara kita memaknai hidup, menjalani keseharian, dan berinteraksi dengan nilai-nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan.

Dengan gaya bahasa yang santai tapi sarat makna, penulis mengajak kita merenungkan banyak hal:
- Apakah hidup kita dikendalikan oleh tren atau nilai?
- Apakah kita hidup untuk konsumsi atau untuk berbagi?
- Apakah kesibukan kita hari ini membawa kita lebih dekat pada kebahagiaan sejati atau malah menjauh?
Salah satu kekuatan buku ini adalah kemampuannya membuat pembaca berhenti sejenak dan berpikir. Tidak menggurui, tapi mengajak berdialog. Banyak kutipan-kutipan yang menggugah hati, namun tetap mudah dipahami. Misalnya, saat penulis menyinggung tentang “kesederhanaan sebagai bentuk kemewahan spiritual” — kita diajak melihat bahwa tidak semua yang bersinar itu berarti lebih baik.
Buku ini juga sangat relevan untuk dibaca oleh siapa pun, terutama mereka yang merasa lelah dengan kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntutan. Ia seperti cermin yang memperlihatkan siapa diri kita sebenarnya, dan ke mana kita ingin menuju.

Gaya Hidup adalah buku yang sederhana tapi berisi. Tidak perlu jadi filsuf untuk menikmatinya. Justru karena kedalaman maknanya dibungkus dalam bahasa sehari-hari, buku ini cocok untuk siapa pun yang ingin menjalani hidup dengan lebih sadar, lebih bermakna, dan lebih manusiawi.
Jika kamu sedang mencari bacaan yang bisa menjadi teman refleksi, pengingat, dan penuntun arah di tengah kesibukan dunia, maka buku ini layak masuk daftar bacaanmu berikutnya.



