selesai shalat dhuha dan sarapan, jam 07.30 WAS semua jamaah rombongan kami berkumpul di lobby tower 4 Hotel Kiswah untuk persiapan city tour Kota Makkah. sepulang dari city tour nanti akan ada jadwal umroh bagi jamaah yang mau melakukan umroh. bagi mereka yang sudah berniat untuk ikut, dianjurkan untuk mandi ihram dan membawa kain ihram atau langsung dipakai pun tak apa.
- Jabal Tsur
tujuan pertama city tour kami adalah jabal tsur. tempatnya terletak kurang lebih 5km dari Masjidil Haram. di Jabal Tsur ini terdapat Gua Tsur tempat dimana Rasulullah pernah bersembunyi bersama Abu Bakar ash Shidiq ketika hendak hijrah ke kota Madinah. Rasulullah bersembunyi dari kejaran kaum Quraisy yang berniat membunuh beliau. untuk mencapai Gua Tsur diperlukan waktu kurang lebih 2 jam untuk mendaki. karena waktu kami terbatas kami cukup melihatnya dari tempat pemberhentian untuk sekadar berfoto-foto cantik.

- Padang Arafah dan Jabal Rahmah
selanjutnya kami menuju Padang Arafah tempat para jamaah haji dari seluruh dunia melakukan wukuf. wukuf adalah inti dari ibadah haji yang dilakukan pada siang hari pada tanggal 9 Dzuhijjah. wukuf di Padang Arafah inilah yang menjadi pembeda antara rukun haji dan umroh. di Padang Arafah ini pula terdapat Jabal Rahmah. Jabal Rahmah merupakan salah satu tempat yang populer dalam city tour. hal ini karena tempat tersebut memiliki keistimewaan tersendiri dalam sejarah islam terutama dalam perjalanan Rasulullah.
di Jabal Rahmah, Rasulullah menerima wahyu terakhir dari Allah (QS Al.Maidah ayat. 3) ketika sedang melaksanakan wukuf. selain itu di bukit setinggi 70 meter ini dibangun sebuah tugu kotak berukuran 1.8mx8m sebagai pertanda tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa setelah berpisah selama ratusan tahun.
di Jabal Rahmah bus kami berhenti dan jamaah diberi waktu 30 menit untuk explore Jabal Rahmah. keluar dari bus cuaca sangat panas dan matahari begitu menyengat. untuk bisa naik ke puncaknya sebenarnya kita bisa melewati tangga buatan yang tersusun rapi. namun ternyata antriannya cukup banyak.
di Jabal Rahmah ini dipercaya jika kita berdoa meminta jodoh (insyallah) akan terkabul. maka tak sedikit orang melakukan kesalahan dengan shalat menghadap tugu. padahal kita tahu bahwa shalat itu selalu menghadap kiblat/ka’bah. di tambah lagi dengan adanya mitos jika kita menulis nama orang yang kita cintai dari tugu Jabal Rahmah akan membuat cinta kita abadi. sehingga membuat orang-orang yang kesana corat-coret sembarangan di tugu. Rasulullah tidak pernah mengajarkan menulis nama orang yang kita cintai di tugu Jabal Rahmah apalagi shalat di depan tugu. untuk itulah jangan terlalu memaksakan naik ke atas (puncak) apalagi corat coret di tugu karena setiap tahun tugu tersebut di cat ulang agar kembali bersih.
kalau mau berdoa di Jabal Rahmah, silakan saja tetapi ingat bahwa kita hanya meminta kepada Allah bukan yang lain apalagi sebuah tugu. setiap tempat termasuk Jabal Rahmah selama itu layak dijadikan tempat berdoa maka nggak ada salahnya jika kita berdoa di sana. toh, kita tidak pernag tahu kapan dan dimana Allah akan mengabulkan doa-doa kita.

- Berkeliling Melewati Muzdalifah dan Mina
setelah dari Arafah perjalanan kami berlanjut ke Muzdalifah dan Mina. bus melaju melewati Muzdalifah tempat bermalam jamaah haji setelah melakukan wukuf di Padang Arafah. di Muzdalifah jamaah haji mengambil batu/kerikil untuk melempar jumroh keesokan harinya di Mina.
Mina merupakan sebuah lembah dimana banyak didirikan tenda-tenda jamaah haji dari seluruh dunia. dari kejauhan kami melihat tempat melempar jumroh yang terdiri dari tiga lantai seperti jalan layang.
- Jabal Nur
selesai melewati rute haji, kami melewati Jabal Nur. seperti halnya Jabal Rahmah, Jabal Nur juga berperan penting dalam sejarah islam. di Jabal Nur inilah Rasulullah menerima wahyu yang pertama dari Allah (QS. Al-Alaq: 1-5). sayang, saya tidak bisa mengabadikan Jabal Nur. karena kami hanya melewati saja tanpa berhenti.
setelah melewati Jabal Nur, kegiatan city tour kami pun di tutup dengan miqat di Masjid Tan’im atau Masjid Aisyah. di sebut dengan Masjid Aisyah karena di lokasi inilah dulu Aisyah melakukan miqat ketika umroh.
selamat membaca!
semoga harimu menyenangkan!


