[baca buku] Tak Ada Sekolah Tuk Jadi Orang Tua

Perjalanan menjadi orang tua, sebenarnya dimulai jauh sebelum anak lahir. Ada banyak persiapan yang perlu dilakukan, baik persiapan fisik, emosi-psikologis dan terutama persiapan lewat pengetahuan.

Menjadi orang tua yang sempurna?

Iya, ada kok caranya. Banyak yang sudah mencoba, namun hasilnya bervariasi. Tahukah anda, banyak sekali orang tua di seluruh dunia yang berupaya menjadi Perfect Parents.

Tak Ada Sekolah Tuk Jadi Orang Tua

Penulis : Anastasia Satriyo, M.Psi.,Psi

Editor : Taufan Harimurti

Penerbit : Yrama Widya

Terbit : November 2020

ISBN : 978-623-205-364-9

Kesadaran masyarakat tentang pentingnya memproses emosi dan pengalaman anak untuk kesehatan mental semakin tinggi. Anak adalah orang terbaik untuk memunculkan dan mentrigger unfinished emotional issue dari pengalaman masa kecil kita sebagai anak. Oleh karena itu, pilihan ada di tangan kita. Mau menyalahkan anak atau menjadikan pengalaman dan relasi dengan anak sebagai sarana refleksi ke dalam diri. Perkembangan emosi, otak, kecerdasan anak dan kesehatan mental anak manusia, berkembang lewat kualitas relasi yang hangat (warmth interaction), nurturing (keibuan/keayahan), stabil (healthy boundaries) dengan orang tua/pengasuh, bukan dengan dikasih flashcard doang. Kita sebagai orang dewasa sebelum membantu anak sangat perlu dan sangat bisa berlatih mengenal, menamai dan memproses emosi diri kita sendiri dulu. Otak anak dan remaja akan matang, berkembang dan belajar hal baru lewat relationship yang hangat, stabil, familiar & nurturing dengan orang yang mencintainya.

Orang tua milenial memiliki banyak akses terhadap informasi cara pengasuhan serta memiliki keterbukaan untuk saling bertanya pada teman atau kerabat megenai pengasuhan si kecil. Intensitas dialog dan banyak contoh di sosial media membuat orang tua milenial bisa memilih dengan percaya diri pola asuh yang dianggap tepat bagi si kecil. Gaya pengasuhan yang menempatkan diri sebagai teman bagi si kecil banyak dijalankan oleh orang tua zaman sekarang dan menjadi ciri khas the millenials. Posisi sebagai teman sangat mendukung munculnya pembicaraan dua arah antara si kecil dan orang tua.

Alasan Baca?

Buku ini berisi tentang pengalaman penulis sebagai psikolog. Beragam pembahasan parenting di kupas dengan penjelasan yang mudah dipahami. Bagaimana menjadi orang tua yang mau mendengarkan dan bersikap terhadap anak. Sebagai orang tua muda saya masih perlu belajar banyak. Untuk menjadikan generasi penerus kita yang baik tentunya kita harus menjadi orang tua yang bisa menjadi contoh baik untuk anak-anak kita. Belajar tentunya tidak melulu dari buku, dari pengalaman orang sekitar (lingkungan) ataupun ikut workshop-workshop juga bisa kita lakukan. Menurut saya buku ini bisa menjadi salah satu bacaan di tahun 2023 khususnya yang tertarik dengan parenting.

Pembaca?

Buku ini cocok untuk orang-orang yang tertarik dengan parenting.

Isi?

Penjelasan dalam buku ini dibuat oleh penulis dengan bahasa yang mudah dipahami, singkat dan jelas. Tidak terlalu bertele-tele. Buku ini dapat dibaca kapanpun dan dimanapun.

Pesan?

Anak belajar lewat meniru perilaku & emosi orang tuanya.

Anastasia Satriyo, M.Psi.,Psi (Tak Ada Sekolah Tuk Jadi Orang Tua)

Tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua. Namun, kita selalu bisa menjadi orang tua dan menjadi manusia yang semakin baik, sehat emosi dan sehat mental dari hari ke hari.

selamat membaca!

semoga harimu menyenangkan!

2 Comments on “[baca buku] Tak Ada Sekolah Tuk Jadi Orang Tua”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *