Kalau selama ini kamu mengira cinta pertama itu selalu tentang bunga-bunga, kejutan manis, atau drama ala coming of age, komik Bangsatnya Cinta Pertama karya Mice Cartoon siap mengubur ekspektasi itu! Dengan judul yang “pedas” dan gaya bercerita yang blak-blakan, komik ini seperti tamparan keras untuk siapa pun yang masih percaya cinta pertama adalah kisah suci tanpa noda.
Bangsatnya Cinta Pertama
Cerita dan Gambar : Muhammad Misrad (Mice)
Terbit : Mei, 2023
ISBN : 978-623-134-016-0

Bukan Cinta, Tapi “Bangsat” yang Menggelitik Pikiran
Mice Cartoon tidak main-main dalam menggambarkan sisi gelap dari cinta pertama. Tokoh utamanya, seorang remaja yang terjebak dalam hubungan penuh manipulasi dan ego, dipaksa untuk menghadapi kenyataan bahwa cinta bisa jadi racun. Alih-alih romantisasi, komik ini menyuguhkan konflik mental, kebohongan, dan ketidakmatangan emosi yang sering diabaikan dalam kisah cinta remaja. Plotnya tidak linear, tapi justru itu yang membuat pembaca terus penasaran: Apa yang salah dari hubungan ini?
Bahasa Kasar yang Sengaja Digunakan untuk Mengejek Romansa “Bubblegum”
Jangan kaget dengan diksi kasar seperti “bangsat” atau “sialan” yang sering muncul. Mice Cartoon sengaja menggunakan bahasa tak lazim ini untuk mengkritik budaya romansa yang terlalu dipoles. Dialog-dialog sinis antar tokohnya terasa seperti sindiran untuk generasi yang gemar memakai filter “manis” di media sosial, tapi lupa bahwa hubungan asli penuh dengan kotoran emosional.

Gambar Simpel, Tapi Penuh Makna
Gaya ilustrasi Mice Cartoon mungkin terkesan sederhana dengan garis-garis kasar dan ekspresi wajah yang hiperbolis, tapi justru di situlah kekuatannya. Adegan-adegan absurd (sekatak tokoh utama yang tiba-tiba berubah jadi monster saat marah) menjadi metafora visual yang jenius untuk menggambarkan kekacauan batin. Warna-warna gelap dan kontras yang dominan juga memperkuat atmosfer kisah yang muram dan tak nyaman.
Pesan yang Terasa “Getir”, Tapi Perlu
Di balik kelucuan satirnya, komik ini punya pesan serius: cinta pertama tak selalu suci, dan itu tidak masalah. Mice Cartoon seolah ingin bilang, “Boleh saja kamu terluka, marah, atau kecewa. Itu manusiawi.” Justru dengan berani menampilkan sisi “jelek” dari cinta, komik ini mengajak pembaca untuk lebih jujur pada diri sendiri.

Cocok untuk Siapa?
- Kamu yang bosan dengan kisah cinta klise ala drama remaja.
- Penggemar komik dengan gaya “slice of life” yang gelap dan sarat kritik sosial.
- Siapapun yang pernah merasakan cinta pertama berantakan dan butuh pengakuan bahwa itu normal.
Bangsatnya Cinta Pertama bukan komik untuk dinikmati sambil lalu. Ini adalah cerita yang sengaja dibuat untuk membuatmu tidak nyaman, lalu memaksa refleksi. Mice Cartoon berhasil membungkus kritik sosial dan kegelisahan remaja dalam kemasan yang provokatif, tapi justru karena itu, karyanya layak diapresiasi.
Cinta pertama mungkin tak seindah yang dibayangkan, tapi dari situ kita belajar: hidup tetap harus jalan, meski dengan luka



