Halo semuanya! Selamat datang kembali di blogku. Pernah nggak sih kamu merasa jadi mahasiswa yang kehidupan asmaranya paling ngenes satu kampus? Rasanya tiap ngeliat temen boncengan bawa bunga, hati bawaannya merana. Nah, kalau kamu pernah atau sedang ada di fase itu, buku yang mau aku bahas kali ini bakal jadi teman senasib sepenanggungan yang pas banget!
Kali ini aku mau me-review novel terbaru berjudul Medium Ugly karya penulis kenamaan, Adhitya Mulya. Siapkan camilanmu, mari kita bedah kelucuan di buku ini!
Kenalan Dulu Sama Bukunya (Identitas Buku)
Judul: Medium Ugly
Penulis: Adhitya Mulya
Penerbit: Kompas Penerbit Buku (PT Kompas Media Nusantara)
Tahun Terbit: 2025
Editor: Innezdhe Ayang
Desain Sampul: Benie Ahmad
Tebal Buku: vii + 209 halaman (216 hlm)
Harga: Rp 89.000 (untuk Pulau Jawa)

Buku Ini Ceritanya Tentang Apa Sih?
Buat kamu yang mungkin belum tahu, Medium Ugly ini ternyata adalah spin-off dari novel komedi legendaris tahun 2003, yaitu Jomblo: Sebuah Komedi Cinta. Buku ini menghadirkan generasi selanjutnya dari keluarga Gurniwa dengan fokus pada perjuangan mencari jati diri dan cinta sejati.
Tokoh utama kita di sini adalah Jaka, seorang mahasiswa tingkat II yang belum pernah merasakan cinta. Lucunya (sekaligus ngenesnya), karena rasa sepi, Jaka ini gampang banget jatuh cinta pada wanita. Tapi sayangnya, realita berkata lain: wanita tidak mudah jatuh cinta pada Jaka.
Dalam usahanya menjadi laki-laki yang tidak laku-laku, Jaka nggak sendirian. Ia ditemani oleh Oded yang merupakan sahabat jeniusnya, serta Guti Gurniwa, sang bibi yang juga merangkap sebagai ibu kos. Segala penolakan dan usaha upgrade diri Jaka lakukan demi satu tujuan utama: merasakan cinta.
Daya Tarik: Konsep Daftar Isi Rasa Serial TV!
Satu hal yang bikin aku langsung jatuh cinta pas baru buka buku ini adalah cara Adhitya Mulya menyusun babnya. Alih-alih pakai penomoran biasa, daftar isinya dibagi berdasarkan lini masa kehidupan kampus, mulai dari Semester V, Semester VI, Semester VII, Semester VIII, hingga fase Kerja.
Format penamaan babnya juga asyik banget, dibuat mirip seperti judul episode sitkom televisi dengan awalan “Dalam Episode:”. Contohnya nih, ada Bab 4 yang berjudul “Dalam Episode: The Power of Kepepet” dan Bab 11 yang judulnya ngena banget, “Dalam Episode: Elu, Medium Ugly“. Asli deh, baca daftar isinya aja udah bikin senyum-senyum sendiri!

Kenapa Kamu Wajib Baca Buku Ini?
Kalau bicara soal kualitas penceritaan, rasanya kita nggak perlu meragukan Adhitya Mulya. Penulis yang juga sukses melahirkan karya-karya hits seperti Sabtu Bersama Bapak (2014) ini memang jagonya meramu komedi.
Bahkan, sutradara dan komika Ernest Prakasa ikut memberikan testimoni di sampul belakang bukunya. Ernest menyebutkan bahwa Adhitya Mulya sangat piawai menenun berbagai situasi lucu dan hangat yang berkelindan dengan lincah.
Selain bikin ngakak, buku ini juga punya sisi hangat. Di bagian Kata Pengantar, penulis menyampaikan kegelisahannya memikirkan bagaimana anak-anaknya kelak mencari cinta di masa kuliah. Menurutnya, masa kuliah adalah potongan rentang waktu yang sangat spesial bagi proses kedewasaan, dari anak laki menjadi pria. Penulis berharap kisah di buku ini bisa menghibur siapa saja yang sedang dalam perjalanan mencari atau memperjuangkan cinta.
Kesimpulan & Rating
Medium Ugly adalah paket lengkap buat kamu yang butuh bacaan ringan, menghibur, tapi tetap relatable dengan kerasnya kehidupan mencari pasangan di usia 20-an. Sangat direkomendasikan untuk menemani akhir pekanmu biar nggak suntuk!
Nah, kalau kalian sendiri gimana? Ada nggak nih yang pernah punya pengalaman asmara atau gebet-menggebet di masa kuliah yang kocaknya mirip sama si Jaka? Yuk, spill cerita kalian di kolom komentar di bawah!


