ernah nggak sih kamu merasa sekolah itu kadang terlalu “seragam”? Semua anak harus duduk rapi, mengerjakan hal yang sama, di jam yang sama, dengan cara yang sama. Padahal, setiap anak punya keunikan masing-masing. Ada yang cepat tangkap di matematika, ada yang lebih berbinar kalau ketemu seni, bahkan ada yang baru “nyala” kalau diajak praktik langsung. Nah, bayangkan kalau rumah kita bisa jadi sekolah yang fleksibel, menyenangkan, sekaligus relevan dengan kehidupan sehari-hari. Itulah inti pesan dari buku Sekolah Bernama Rumah karya Rifky Mahruly dan Suri Kusuma Dewi. Sekolah Bernama Rumah (Semua Bisa Menyusun Kurikulum Berbasis Keluarga) Karya : Rifky Mahruly &…


