Kekurangan pasti ada. Namun janganlah bersikap rendah diri atas segala kekurangan yang dimiliki. Maka mulai sekarang nikmati dan syukuri apa yang kamu miliki. Karena sebenarnya kekurangan atau kelebihan itu hanya penilaian dari manusia. Tuhan tidak melihat kualitas manusia dari sisi keduanya. Kita masih bisa bergerak dan melaju ke depan.
Kenali Bakatmu Lejitkan Potensimu
Penulis : Isnaeni DK
Penerbit : Jendela Penerbit
ISBN : 978-602-52549-3-2

Menarik sekali berbicara tentang bakat. Benarkan dia ada? . Tentu ada kita sebut dengan kecerdasan juga bisa. Orang yang tak bisa melihat, bisu dan tuli saja bisa menjadi seorang dokter. Ya, dia Hellen Keller,, wanita yang sangat tegar dari Amerika Selatan yang lahir pada tahun 1880 atau si cacat dari Korea Selatan yang menjadi pianis internasional, Hee Ah Lee. Mereka ini adalah orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik. Panca indera yang tidak lengkap. Akankah kita yang memiliki kelengkapan panca indera merasa tak memiliki bakat? Mereka itu sesungguhnya memiliki kunci-kunci yang ajaib.
Dia butuh dirangsang, dia butuh sentuhan karena mungkin selama ini kamu hanya fokus pada hal lain tanpa memikirkan serius tentang apa yang bisa kamu lakukan. Saat ada hal yang membuat kamu ingat akan bakatmu, kamu baru saja sadar harus mencarinya. Yakinlah pada setiap kemampuan yang kamu miliki. Keyakinan ini perlu kita bangun. Karena apalah artinya kita berhasil menemukan kelebihan tetapi kita sendiri tak yakin bisa melatih kelebihan itu menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Jangan tunggu rambutmu memutih semua baru kamu latih kemampuan yang ada di dalam diri. Jangan biarkan waktu terus bergulir memakan setiap langkah yang seharusnya bisa kamu tempuh. Kumpulkan kepingan-kepingan impian yang berserakan, nyalakan semangat membangkitkan visi misi yang telah dibuat dan biarkan segala hambatan menyingkir darimu. Jauhkan dirimu dari pikiran negatif yang hanya akan menganggu langkahmu. Mental block harus kamu hindari bahkan kamu hilangkan dari dirimu. Jika kamu mampu kamu akan merasakan ketenangan dan konsisten terhadap prinsip yang sudah kamu tanamkan sehingga tak bisa digoyahkan dengan rayuan-rayuan yang dapat membelokkan kamu ke jalan yang salah.
Apa saja yang bisa menjadi mental block dalam meraih potensimu?
- Merasa fisik tidak mendukung
- Menyalahkan latar belakang keluarga
- Merasa tidak punya bakat
- Malas
- Kurang sabar, inginnya instan
- Terjebak dalam minimnya fasilitas
Apa saja kebiasaan yang perlu dibangun agar potensimu melejit ?
- Tuliskan impian jangka panjang dan jangka pendek
- Jangan lupa siapa diri kita
- Have a good habit
- Jangan bosan menuntut ilmu
- Perbanyak pengalaman
Teruslah mengasah kemampuan yang kamu miliki. Jangan takut gagal. Jangan takut pula melakukan kesalahan. Keduanya adalah sebuah hal yang biasa terjadi dalam hidup sebagai pelengkap adanya kesuksesan (hal.70)


