Pernah nggak sih, kita mikir, “Anak kok gampang banget nangis?”, “Kenapa dia tantrum padahal cuma nggak dibelikan es krim?” atau “Apa aku ini orang tua yang buruk?” Seni Memahami Perasaan Anak Penulis : Park Jae Yeon Penerjemah : Putri Permatasari Terbit : Desember, 2021 Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia ISBN : 978-602-481-691-9 Kalau pernah, kamu nggak sendiri. Lewat bukunya yang berjudul Seni Memahami Perasaan Anak, Park Jae Yeon mengajak kita untuk pause sejenak dari rutinitas jadi orang tua atau pendamping anak, dan mulai melihat dunia dari sudut pandang anak. Buku ini bukan sekadar teori parenting ala textbook, tapi penuh dengan…
-
-
Ayah, ternyata benar, ya. Setelah dewasa kita semua harus punya banyak uang. Harus bekerja lebih keras lagi, harus bertarung dengan isi kepala sendiri. Harus menyampingkan banyak keinginan untuk sekadar tetap bertahan hidup sampai bertemu pagi lagi. Ayah, setelah dewasa aku bertemu banyak orang yang menyakitkan dalam hidup dan kali ini aku gak punya banyak keberanian untuk melawannya. Ayah, kadang aku kalah, kadang aku kuat, kadang semuanya terjadi begitu saja dengan penuh pura-pura yang aku kesampingkan rasa sakitnya. Ayah, hari ini aku kesepian dan gak tahu harus lari ke mana lagi. Ayah, ini arahanya ke mana, ya? Anak kecil ini kehilangan…
-
Pernah gak ingin bersuara tapi sudah tahu tidak akan didengar? Bukannya tidak berani bersuara tapi aku terbiasa disepelekan. Pak, Bu, andai kalian tahu, aku hanya ingin didengar. Aku hanya ingin merasakan suasana rumah yang hangat. Aku hanya ingin ada foto keluarga kita terpajang di rumah. Namun, rumah yang seharusnya jadi tempat yang nyaman untuk pulang malah terasa asing untukku. Tidak ada yang mau mendengarku. Tidak ada yang menemaniku saat aku tumbuh. Aku sendirian. Memangnya aku setidak berarti itu, ya? Sampai semudah itu dilupakan. Nak, Kamu Gapapa,’Kan? Penulis : Mas Koko Ganteng Terbit : Juni, 2024 Penerbit : Gradien Mediatama ISBN…
-
Tidak semua orang beruntung dibesarkan di lingkungan keluarga yang ‘sehat’ dan bisa bertumbuh kembang secara positif lahir dan batin. Banyak dari kita yang dibesarkan dengan pola asuh toksik atau yang sama kita dengar sebagai istilah ‘toxic parenting‘. Toxic parenting tidak selalu identik dengan kekerasan. Justru ia lebih sering berwujud komunikasi verbal dan non verbal yang tidak disadari oleh orang tua terhadap anak dan sering kali dianggap wajar. Toxic Parent : Just Because They Give You Life Doesn’t Meant The Will Love You in The Right Way Penulis : Agnes Chin Terbit : 2023 Penerbit : Penerbit Brilliant ISBN : 978-623-5307-24-4…
-
Otak manusia dari masa kandungan, bayi hingga usia 7 tahun seperti fondasi rumah yang sedang dibangun. Pengalaman-pengalaman waktu kecil sampai usia tujuh tahun akan membentuk cetak biru awal atau blue print diri kita. Manusia pada umumnya baru bisa ingat rasanya menjadi seseorang itu di usia 4 tahun. Pengalaman-pengalaman menyenangkan dan menyedihkan yang kita alami pada 7 tahun pertama di hidup kita akan sangat tersimpan kuat atau membekas di otak. Akibatnya kita dapat terluka secara emosi oleh orang-orang terdekat kita. Luka-luka emosi seperti itu kalau kita tidak tahu cara memprosesnya akan menjadi inner child wound atau luka diri kita di masa…
-
Percayalah daya imajinasi akan muncul di pikiran kita ketika mendengar sebuah storytelling. Seru, karena hanya kita yang bisa menikmatinya. Bahkan tidak hanya gambar imajinasi pada beberapa anak terkadang punya ‘theater of mind’ yang lebih detail. Mereka menciptakan efek suara atau musik khayalannya, layaknya pertunjukan teater atau film. Dan setiap orang punya pertunjukan teater yang berbeda seakan kita hidup di tengah cerita. Menariknya dengan merutinkan kegiatan storytelling dapat meningkatkan komunikasi dan kreativitas anak! dan faktanya orang tua adalah storyteller terbaik untuk anaknya. The Journey of Story Telling (Menghidupkan Cinta lewat Cerita) Penulis : Poetri Soehendro Terbit : 2024 Penerbit : PT.…


