Dalam sehari, kita punya waktu yang sama banyaknya. Namun mengapa ada anak 10 tahun telah berhasil menghafal al-Qur’an, memiliki segudang karya hingga menulis puluhan buku? sedangkan kita sehari-hari seolah hanya disibukkan dengan sesuatu yang tidak pasti?. Waktu kita sama mengapa produktivitas kita berbeda? Apakah mereka memang punya bakat dan keahlian khusus atau hanya masalah manajemen waktu saja? Lantas, bagaimana kita bisa menjadi muslim yang produktif? Building Islamic Habit Penulis : Muyassaroh Terbit : Agustus, 2024 Penerbit : Rene Islam ISBN : 978-623-6083-94-9 Prinsip dari membangun habit adalah melakukan repetisi. Semakin sering diulang, habit tersebut akan semakin melekat pada pikiran kita.…
-
-
Kekurangan pasti ada. Namun janganlah bersikap rendah diri atas segala kekurangan yang dimiliki. Maka mulai sekarang nikmati dan syukuri apa yang kamu miliki. Karena sebenarnya kekurangan atau kelebihan itu hanya penilaian dari manusia. Tuhan tidak melihat kualitas manusia dari sisi keduanya. Kita masih bisa bergerak dan melaju ke depan. Kenali Bakatmu Lejitkan Potensimu Penulis : Isnaeni DK Penerbit : Jendela Penerbit ISBN : 978-602-52549-3-2 Menarik sekali berbicara tentang bakat. Benarkan dia ada? . Tentu ada kita sebut dengan kecerdasan juga bisa. Orang yang tak bisa melihat, bisu dan tuli saja bisa menjadi seorang dokter. Ya, dia Hellen Keller,, wanita yang…
-
Jalan sukses bukanlah jalan yang mudah. Jalan sukses itu jauh dari kata instan. Kamu tidak bisa berharap apa yang kamu inginkan bisa di dapat dengan gampang. Pun, kamu tidak bisa berangan apa yang kamu bisa terwujud tiba-tiba tanpa usaha. Meraih kesuksesan itu : kamu harus mau berupaya keras mewujudkannya, bersabar dalam prosesnya serta tak malu memulainya dari hal-hal yang kecil sekalipun. Orang sukses dan orang gagal hanya berbeda soal bagaimana mereka berupaya. Orang sukses bekerja keras melakukan banyak hal terutama yang dibutuhkan untuk terwujudnya kesuksesan mereka. Sementara orang gagal menghabiskan banyak waktunya hanya untuk berleha-leha. Simpel, bukan? 1% Inspirasi 99%…
-
Gaya hidup modern di samping menawarkan berbagai kenikmatan dan kemudahan hidup, kerap membuahkan dehumanisasi. Banyak manusia seolah kehilangan kemanusiaannya, kehilangan fitrahnya khususnya dimensi spiritual. Lalu seolah merespons fenomena itu, tak sedikit yang kemudian secara esktrem memilih ‘jalan spiritual’ sampai-sampai memancang visi lenyapnya diri dan tak lagi peduli dengan situasi duniawai. Tugas manusia sebagai khalifah pun jadi terabaikan. Menjadi Manusia, Menjadi Hamba Penulis : Fahruddin Faiz Terbit : November, 2020 Penerbit : Noura Books ISBN : 978-623-242-154-7 Manusia dimuliakan Allah di muka bumi ini dengan diciptakan dalam bentuk terbaik diantara semua makhluk lainnya. Allah memuliakan kita dengan segala fasilitas yang membuat…
-
Buku ini tentang kamu, tentang dirimu. Dirimu itu luar biasa. Bukan biasa-biasa saja. Jika mengerti bagaimana tubuh kita bekerja. Kita akan tahu bagaimana cara menyayanginya, bagaimana menjaganya dan bagaimana caranya membuat lebih baik lagi. Setiap gerakan yang kamu lakukan, setiap hari yang kamu jalani, itu sebenarnya hasil dari gabungan kerja banyak sistem yang bekerja sama dan berfungsi secara kolaboratif dinamis. Mari belajar mengenal tubuh kita, ‘rumah kita’ seumur hidup, tempat tinggal yang tidak bisa kita ganti-ganti lagi dengan mendalami anatomi serta fisiologi secara sangat mendasar. Tentang Tubuhmu #SeriSayangiDirimu Penulis : dr. Gia Pratama Terbit : September, 2020 Penerbit : PT.…
-
Hidup tak selalu baik-baik saja. Selalu ada hal yang membuat kamu kecewa, sedih, marah dan trauma. Kamu yang masih memiliki rasa takut karena trauma di masa lalu, percayalah ia tidak akan terulang lagi. Kamu pasti bisa menerima dan menjalani hidup dengan lebih baik lagi. Teruntuk kamu yang merasakah perngorbanan tak terbalas, jangan berlebihan dalam berkorban. Cintai dirimu sendiri dan jangan biarkan kamu lelah karena seseorang yang tidak menghargai pengorbananmu. Mulai saat ini, berhentilah menyalahkan orang lain dan belajar bertanggung jawab, belajar menyembuhkan luka sendiri dan belajar menghadapi risiko dan konsekuensi. Selalu ingat kamu tidak akan pernah belajar sabar dan berani…


